| Kembali |
| Nomor Perkara | Penyidik Atas Kuasa PU | Terdakwa | Status Perkara |
| 8/Pid.C/2025/PN Pbr | RIO KENNEDY SH | FEDRI SAPUTRA Als FEDRI Bin ZAENAL ARIFIN | Minutasi |
| Tanggal Pendaftaran | Kamis, 27 Feb. 2025 | ||||||
| Klasifikasi Perkara | Penganiayaan | ||||||
| Nomor Perkara | 8/Pid.C/2025/PN Pbr | ||||||
| Tanggal Surat Pelimpahan | Selasa, 25 Feb. 2025 | ||||||
| Nomor Surat Pelimpahan | B/89/II/ 2025/Reskrim | ||||||
| Penyidik Atas Kuasa PU |
|
||||||
| Terdakwa |
|
||||||
| Penasihat Hukum Terdakwa | |||||||
| Anak Korban | |||||||
| Dakwaan | Pada hari Jumat tanggal 27 September 2024 sekira pukul 07.30 wib korban an. MUHAMMAD ALVI LUBIS mendatangi kost Tersangka FEDRI SAPUTRA Als FEDRI Bin ZAENAL ARIFIN lalu masuk kedalam kost yang pada saat itu Tersangka sedang istirahat . Saat itu Korban menyampaikan niatnya untuk meminjam celana milik tersangka untuk digunakan mengikuti pelatihan. Lalu sambil menuju ke lemari pakaian milik Tersangka , Korban mencari celana yang ingin dipinjamnya dan segera memakainya. Melihat hal tersebut Tersangka merasa tidak sedang dan berkata, Jangan pakai celana itu, celana ku tinggal satu, aku mau pakai, yang lain masih kotor!” tetapi korban mengatakan kepada tersangka “ Kek gini kali kau! Pinjam sebentar saja!. Dan terjadilah cekcok mulut antara Tersangka dengan Korban. Karena emosi Tersangka menyuruh korban keluar sambil menarik korban dari kamar kost namun Korban mencoba bertahan sehingga Tersangka semakin emosi dan terjadila pemukulan ke bagian kepala korban sebanyak 3 kali dengan menggunakan tangan kosong.
Selanjutnya terhadap tersangka dan korban terjadi tarik-tarikan hingga keluar kamar, lalu Tersangka memanggil teman sebelah kost yaitu saksi MOHD. DIVA ROMMADHANSYAH Als DIVA. Saat saksi MOHD. DIVA ROMMADHANSYAH Als DIVA keluar dari kamar kostnya, ia melihat Tersangka dan korban sedang tarik-tarikan lalu saksi berusaha memisahkan. Karena suara gaduh dilantai II lalu bapak kost yaitu saksi IRWAN ZULKIFLI Als IWAN datang ke lantai II dan berusaha mendamaikan Tersangka dan korban. Tetapi karena korban merasa tidak senang korban meninggalkan TKP dan membuat Laporan ke Pihak Kepolisian.
Atas perbuatan FEDRI SAPUTRA Als FEDRI Bin ZAENAL ARIFIN, korban mengalami bengkak di bagian kepala dan berdasarkan hasil Visum dari Rumah sakit Polri cedera tersebut tidak menimbulkan penyakit atau halangan dalam menjalani pekerjaannya. Maka Terhadap perbuatan Tersangka melanggar Pasal 352 ayat (1) K.U.H.Pidana. |
||||||
| Pihak Dipublikasikan | Ya |
